Penjelasan Lebih Lanjut tentang Pelengkap dalam Bahasa Indonesia
Halo, sahabat IndoGrammatica! Kali ini saya akan membahas lebih lanjut tentang pelengkap dalam Bahasa Indonesia. Pelengkap adalah kata atau kelompok kata yang digunakan untuk meluaskan atau membatasi makna subjek atau predikat dalam kalimat. Pelengkap juga berperan dalam memberikan informasi tambahan atau rincian tentang suatu hal yang dibicarakan. Namun, apakah Anda sudah tahu apa itu pelengkap? Bagaimana ciri-cirinya? Bagaimana fungsinya? Bagaimana contoh-contohnya? Yuk, simak penjelasan berikut ini!
Apa itu Pelengkap?
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pelengkap adalah kata atau kelompok kata yang menerangkan kata atau bagian kalimat yang lain¹. Pelengkap dapat berupa kata benda, kata sifat, kata keterangan, frasa nominal, frasa preposisional, klausa nominal, klausa relatif, atau klausa adverbial. Pelengkap dapat muncul di awal, tengah, atau akhir kalimat.
Menurut Abdul Chaer (1994: 203), pelengkap adalah segala bentuk kata yang menerangkan atau menjelaskan subjek atau predikat dalam kalimat². Pelengkap biasanya muncul di belakang predikat dan tidak mempengaruhi struktur dasar kalimat.
Ciri-Ciri Pelengkap
Pelengkap memiliki beberapa ciri-ciri yang membedakannya dengan unsur lain dalam kalimat, yaitu:
- Memberikan penjelasan tambahan atau rincian tentang subjek atau predikat dalam kalimat.
- Tidak mempengaruhi struktur dasar kalimat.
- Dapat dipindahkan ke posisi lain dalam kalimat tanpa mengubah makna kalimat.
- Dapat dihilangkan dari kalimat tanpa mengubah makna dasar kalimat.
- Dapat didahului oleh kata depan atau konjungsi subordinatif.
Fungsi Pelengkap
Pelengkap memiliki beberapa fungsi dalam kalimat, yaitu:
- Memperjelas makna subjek atau predikat dalam kalimat.
- Melengkapi informasi atau rincian tentang suatu hal yang dibicarakan.
- Membuat kalimat menjadi lebih hidup dan menarik.
Contoh Pelengkap
Pelengkap terbagi menjadi beberapa macam, yaitu pelengkap penderita dan pelengkap penyerta. Apa perbedaannya? Berikut adalah penjelasannya:
- Pelengkap penderita adalah pelengkap berupa kata benda atau yang dibendakan, baik itu dalam bentuk kata maupun kelompok kata. Pelengkap ini merupakan sasaran langsung dari tindakan yang dinyatakan oleh subjek. Pelengkap penderita tidak menggunakan kata depan dan bisa menduduki subjek apabila dipasifkan.
Contoh: Widodo membersihkan kacamatanya dengan kain.
Pada kalimat tersebut, pelengkap penderitanya adalah "kacamata". Mengapa? Sebab, mendapatkan perlakuan langsung dari subjek dengan cara membersihkannya.
- Pelengkap penyerta adalah pelengkap yang menyertai subjek dalam melakukan sesuatu. Pelengkap ini biasanya didahului oleh kata depan dan tidak bisa menduduki subjek apabila dipasifkan.
Contoh: Ani membeli bunga untuk ibunya.
Pada kalimat tersebut, pelengkap penyertanya adalah "untuk ibunya". Mengapa? Sebab, menyertai subjek dalam melakukan tindakan membeli bunga.
---
Sumber-sumber:
(1) Pelengkap dalam Kalimat: Pengertian, Unsur, dan Contohnya - Kompas.com. https://www.kompas.com/skola/read/2022/06/13/150000469/pelengkap-dalam-kalimat--pengertian-unsur-dan-contohnya.
(2) Apa Itu Pelengkap = Pengertian, Ciri-Ciri, dan ... - Ayo Berbahasa. https://www.ayo-berbahasa.id/2020/11/apa-itu-pelengkap.html.
(3) Pelengkap (linguistik) - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https://id.wikipedia.org/wiki/Pelengkap_%28linguistik%29.
(4) undefined. https://t.me/kompascomupdate.
Komentar
Posting Komentar