Penjelasan Lebih Lanjut tentang Predikat

Pengertian Predikat

Predikat adalah bagian kalimat yang menandai apa yang dikatakan oleh pembicara tentang subjek dan biasanya merupakan jawaban atas pertanyaan mengapa atau bagaimana.


Jenis-Jenis Predikat

Predikat dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu:

Predikat Verbal

Predikat verbal adalah predikat yang berupa kata kerja atau frasa verbal. Predikat verbal menunjukkan tindakan atau perbuatan yang dilakukan oleh subjek. Contoh:

  • Ani menyanyi dengan merdu.
  • Budi sedang belajar di kamar.
  • Mereka bermain bola di lapangan.


Predikat Nominal

Predikat nominal adalah predikat yang berupa kata benda atau frasa nominal. Predikat nominal menunjukkan identitas, profesi, atau sifat bawaan subjek. Contoh:

  • Rina adalah guru.
  • Andi itu anak yang pintar.
  • Kucing itu hewan peliharaan.


Predikat Adjektival

Predikat adjektival adalah predikat yang berupa kata sifat atau frasa adjektival. Predikat adjektival menunjukkan keadaan, sifat, atau kualitas subjek. Contoh:

  • Kue ini manis.
  • Rumah itu besar dan mewah.
  • Cuaca hari ini cerah dan sejuk.


Predikat Numeral

Predikat numeral adalah predikat yang berupa kata bilangan atau frasa numeral. Predikat numeral menunjukkan jumlah, ukuran, atau urutan subjek. Contoh:

  • Dia punya dua mobil.
  • Mereka berjumlah lima belas orang.
  • Ini adalah buku kesepuluh saya.


Predikat Preposisional

Predikat preposisional adalah predikat yang berupa frasa preposisional yang didahului oleh kata penghubung adalah, ialah, yaitu, atau yakni. Predikat preposisional menunjukkan hubungan antara subjek dengan sesuatu. Contoh:

  • Dia adalah di antara kita.
  • Kunci itu ialah di bawah bantal.
  • Tempatnya yaitu di sebelah kanan.


Ciri-Ciri Predikat

Predikat memiliki beberapa ciri-ciri, yaitu:

  • Predikat adalah jawaban atas pertanyaan mengapa atau bagaimana terhadap subjek.
  • Predikat dapat diingkari dengan tidak atau bukan.
  • Predikat dapat didahului keterangan aspek (akan, sedang, sudah, selalu, hampir) atau keterangan modalitas (sebaiknya, seharusnya, seyogyanya, selayaknya, dan lain-lain).
  • Predikat tidak didahului oleh kata yang.
  • Predikat dapat didahului kata adalah, ialah, yaitu, dan yakni.
  • Predikat dapat berupa kata benda, kata sifat, kata kerja, dan bilangan.


Kesimpulan

Predikat adalah bagian kalimat yang menandai apa yang dikatakan tentang subjek. Predikat dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu predikat verbal, predikat nominal, predikat adjektival, predikat numeral, dan predikat preposisional. Predikat memiliki beberapa ciri-ciri yang dapat membantu kita mengenali dan membedakannya dengan unsur kalimat lainnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Huruf Miring: Pengertian, Tata Cara, dan Contoh

Huruf Tebal: Pengertian, Tata Cara, dan Contoh

Tokoh, Penokohan dan Jenis-jenis Tokoh dalam Bahasa Indonesia